Keripik buah dari Malang, dibuat untuk dinikmati pelan-pelan
AKABE mulai dari dapur kecil di Malang dengan satu mesin penggorengan hampa dan tiga varian: apel, nangka, dan salak. Idenya sederhana, membuat camilan yang rasanya masih seperti buahnya.
Sekarang ada sembilan varian buah dan sayur, dan sebagian besar pesanan datang dari luar kota. Pembeli terbanyak justru orang Malang yang merantau.
Cara kami bekerja
- Buah dibeli dari petani dan pasar lokal, dipilih yang matang tapi tidak lembek.
- Digoreng hampa, tanpa gula tambahan, tanpa tepung, tanpa pengawet.
- Dikemas hari yang sama dengan penggorengan, supaya tidak menumpuk di gudang.
Kenapa harga grosir terbuka
Banyak yang menjual ulang keripik Malang dari rumah. Kami buka harga grosir supaya mereka punya hitungan yang jelas, bukan menebak-nebak.