Banyak orang menghitung untung reseller dengan cara yang terlalu sederhana: harga jual dikurangi harga kulakan. Hitungan itu bikin kaget di bulan pertama.
Contoh nyata
Keripik apel 1 kg harga grosir Rp175.000. Kalau dijual ulang dalam kemasan 85 gram, hasilnya sekitar 11 bungkus. Harga jual Rp25.000 per bungkus, total Rp275.000.
Kelihatan untung Rp100.000. Sekarang kurangi biaya yang sering terlupa:
- Kemasan ziplock dan stiker: sekitar Rp2.500 per bungkus, jadi Rp27.500.
- Ongkir dari Malang: Rp20.000 sampai Rp35.000 per kilo.
- Susut 5 persen karena remuk saat pengiriman: Rp8.750.
Sisa untung bersih sekitar Rp30.000 sampai Rp44.000 per kilo, atau 12 sampai 16 persen. Masih layak, tapi bukan 36 persen seperti hitungan pertama.
Yang membuat untung naik
Jual paket, bukan satuan. Tiga bungkus berbeda rasa dalam satu paket Rp75.000 membuat satu ongkir menanggung tiga produk.
Ambil minimal 5 kg per pengiriman. Ongkir satu kilo dan lima kilo tidak jauh berbeda, jadi biaya kirim per kilo turun drastis.
Mulai dari mana
Ambil 5 kg campur, jual ke lingkaran terdekat dulu selama dua minggu, catat mana yang habis cepat. Baru tambah stok varian yang laku. Jangan langsung ambil 20 kg sebelum tahu rasa mana yang paling dicari di kotamu.
Tinggalkan Balasan